Rabu, 27 Agustus 2014

Teman yang Pasti Ada di Kelas Part II

Diposting oleh meythria c. nissa di 6:35 PM 0 komentar
Hola! buenos diaz, como estas?  Ananda Meythria kembali merenungkan teman yang paling berpengaruh di kelas, karena tanpa kehadiran mereka tampaknya kelas akan menjadi hampa dan hambar.

Telatan
Teman yang satu ini sebenarnya rumahnya tidak terlalu jauh. Namun kisah hidupnya seperti di film eksyen, menegangkan. Saya suka orang-orang seperti ini,karena hidupnya penuh dengan tantangan. Bayangkan sodarah-sodarah ia berlari menembus waktu.


Kang Pinjam 
Mungkin moto hidup teman yang satu ini adalah "Kalau ada yang gratis kenapa harus beli?"

Gegeaah
Ge-ge-ah adalah teman yang gitu-gitu ajah. Hidupnya gitu-gitu ajah. Tampangnya juga gitu-gitu ajah. Hidupnya santaai kayak anak rege di pantai.

At the end of this post, saya tahu ini terlalu singkat, tapi dengan berat hati... saya harus mengatakan "Good bye for good!"




Rabu, 20 Agustus 2014

Kala Malam

Diposting oleh meythria c. nissa di 11:30 PM 0 komentar

Kamu masih inget gak...

Malam itu, malam dimana kau selalu membacakan cerita-cerita dari majalah Bobo. Setelah aku telah pandai membaca sendiri, kubaca ulang cerita itu dan ternyata tidak sama seperti yang kau ceritakan dulu,kau merubah semua ceritanya. Kamu memang pengarang yang handal. Tapi tak mengapa, kau yang membuatku gemar membaca. Akuselalu  haus akan bahan bacaan.

Kamu masih inget gak...

Malam itu, malam dimana kamu gak bisa bisa tidur dan kita menonton film seadanya di TV kita nonton Babe. Ceitanya tentang babi yang tidak pernah diberitahu tentang masa depannya yang akan berakhir di tempat pemotongan daging. Tapi kau berkata, ” jangan pernah takut akan masa depan, jangan takut untuk bermimpi, karena mimpi itu jalan untuk menjadikannya kenyataan.” Kemudian tak disangka babi itu malah menjadi penggiring domba diakhir cerita. Ya, kita menonton film itu sampai pukul sebelas malam. Hehehe... itu pertama kali aku begadang loh.

Kamu masih inget gak...

Malam itu, malam di mana kamu mengajari aku pelajaran porogapet. Kamu tahu aku malas belajar matematika. Aku telah berusaha berkonsentrasi tetapi aku tetap tidak bisa mengerti. Hingga kamu naik darah, dan kamu marah-marah, lalu aku nangis darah.

Kamu masih inget gak...

Malam itu, malam di mana aku tidur terpisah ranjang denganmu. Karena ranjangmu telah ditempati suamimu. Aku mengatakan padamu bahwa akan ada hantu yang akan mendekatiku saat kamu berbalik badan menghadap suamimu, dan kamu memunggungiku. Tapi kamu meyakinkanku bahwa kau akan terus menggandeng tanganku. Lalu kita bergandeng tangan hingga pagi datang.

Kamu masih inget gak...

Malam itu, malam di mana kamu memarahiku karena aku menggunting gambar makanan di buku resep memasakmu untuk bermain. Aku juga pernah menggunting semua uang 20 ribuanmu sebelumnya. Tapi kamu begitu marah karena itu koleksi kesayanganmu. Lalu kamu memaksaku menempelkan kembali semua gambar itu. Kukembalikan semua buku itu setelah selesai, aku begitu takut saat kamu meliirik tajam kepadaku. Lalu kau tersenyum kembali, kau ajarkan aku teknik kolase.

Kamu masih inget gak...

Malam itu,malam dimana aku selalu memijat kaki yang putih mulus tanpa bulumu setelah kau mengabulkan semua permintaanku. Ya, kau memang selalu memanjakanku. Dan aku akan memanjakan kakimu di malam hari.

Kamu masih inget gak...

Malam itu, di malam-malam terakhirmu,  kamu terlalu gelisah untuk melewatkannya. Kamu memintaku membacakan Asmaul Husna yang dulu pernah kuhapal. Kau mendengarkanku sambil bertasbih. Lalu aku diam. Kamu diam. Kita terdiam menghabiskan malam, malam terakhir kita.

Kamu tahu gak...

Malam ini, malam tanpa hujan, tanpa bintang, juga tanpa kamu. Sudah enam tahun aku meratapi malam kelam seperti ini tanpamu. Di hari lahirmu, aku semakin memikirkanmu. Aku tau kau juga menungguku. Terimakasih telah menghidupkan masa kecilku, dan juga mimpi-mimpiku. Aku berjanji akan membuatmu bangga aku akan berusaha tidak membuatmu kecewa. Selamat Ulang Tahun Ibu Terhebatku. Aku selalu mendoakanmu.Tapi aku tahu malam ini tidak akan terus begini.

Senin, 18 Agustus 2014

Teman yang Pasti Ada di Kelas

Diposting oleh meythria c. nissa di 7:35 AM 0 komentar

Namaste.
Tidak semua orang dianugerahi seorang pacar, tetapi seenggaknya setiap orang punya seorang teman. Kalau  enggak mah belum bisa dikatakan manusia sejati.  Meskipun kadang ada yang temennnya di luar batas kewajaran kayak Theodore di film Her yang malah jatuh cinta sama sistem operasi. Berdasarkan hasil observasi saya terhadap Paguyuban Balita Sirandu Merdeka, temen yang pasti kamu punya di kelas adalah sebagai berikut :

1.       The Loner
Loner ini adalah penyendiri, mereka merasa asyik dengan dirinya sendiri, tipe teman seperti ini biasanya enggan untuk didekati. Biasanya, menjadi sasaran utama penindasan secara fisik maupun mental. Pathetic.

2.       Toa-toa
Yap, teman seperti ini adalah teman yang suaranya keras dan gak bisa diem, dia Cuma diem pas pingsan aja. 

3.       Tuli
Jenis ini mempunyai semacam sindrom yang mengerikan, karena ia biasanya mendadak budeg di saat yang tidak diharapkan, saat ulangan misalnya. Akan balik badan setelah dilempar meja ujian. Pas minta contekan dari dia bilangnya enggak bisa, lalu kumpulin lembar jawab paling pertama, dan kamu tau apa? Pas dibagi nilainya bagus. Kzl.

Yak segitu dulu deh, kapan-kapan akan saya renungkan lagi
 

meythria c. nissa Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea